JAM

23 Maret, 2014

MAKALAH KIMIA Minyak Tanah



MAKALAH KIMIA
Minyak Tanah






 







Tahun ajaran 2012-2013




Jl. Bhayangkara Km. 1 Pelabuhan Ratu



Penyusun :       Hamdun Permana
                        Agung Ferryanto
                        Adi Mulyana
                        Zefila Atryudha

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Minyak Tanah”. Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran Kimia Semester II di SMAN 1 Pelabuhan Ratu.
Adapun di dalam makalah ini kami membahas tentang :
Minyak Tanah
Dalam penulisan makalah ini, kami merasa masih banyak kekurangan-kekurangan, baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Akhirnya kami berharap semoga makalah ini membantu teman-teman mengetahui secara garis besar tentang Minyak Tanah. Terimakasih kami ucapkan atas waktunya untuk membaca makalah kami.






                       

BAB I
1. Latar Belakang
Minyak Tanah memiliki peran penting dalam kehidupan kita. Ia digunakan untuk. Bahan pembakaran
Oleh karena itu, dalam laporan ini akan dibahas lengkap segala sesuatu yang berkaitan denagn minyak Tanah.
2. Permasalahan
a.      Berapa pasokan Minyak Tanah
b.      Berapa harga yang di jual ke konsumen
c.       Perhari bisa laku sampai berapa liter terjual
d.      Dari mana penyuplai nya
e.       Penjualan Minyak Tanah dari kapan

3. Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan kami adalah sebagai berikut:
a.      Mengetahui berapa pasokan Minyak Tanah
b.      Mengetahui berapa harga yang di jual ke konsumen
c.       Mengetahui perhari bisa laku sampai berapa liter terjual
d.      Mengetahui dari mana penyuplainya
4. Manfaat
Supaya kita dapat mengetahui keadaan Minyak Tanah






5. Sistematika penulisan

BAB I             PENDAHULUAN
a.      Latar belakang
b.      Permasalahan
c.       Tujuan
d.      Manfaat
e.       Sistematika Penulisan    
BAB II            LANDASAN TEORI
a.      Pengertian Minyak Tanah
b.      hidrokarbon
BAB III          METODELOGI
a.      Waktu penelitan
b.      Tempat penelitian
c.       Tenaga penelitian
d.       Metode
e.       Alat dan bahan
f.       Langkah kerja
BAB IV          DATA PENGAMATA DAN ANLISIS DATA
a.      Data pengamatan
b.      Analisis data
BAB V            PENUTUP
a.      Kesimpulan
b.      Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN



BAB II
Landasan Teori
A.   Pengertian Minyak tanah
Minyak tanah (bahasa Inggris: kerosene atau paraffin) adalah cairan hidrokarbon yang tak berwarna dan mudah terbakar. Dia diperoleh dengan cara distilasi fraksional dari petroleum pada 150 °C and 275 °C (rantai karbon dari C12 sampai C15). Pada suatu waktu dia banyak digunakan dalam lampu minyak tanah tetapi sekarang utamanya digunakan sebagai bahan bakar mesin jet (lebih teknikal Avtur, Jet-A, Jet-B, JP-4 atau JP-8). Sebuah bentuk dari minyak tanah dikenal sebagai RP-1 dibakar dengan oksigen cair sebagai bahan bakar roket. Nama kerosene diturunkan dari bahasa Yunani keros (κερωσ, malam).
Biasanya, minyak tanah didistilasi langsung dari minyak mentah membutuhkan perawatan khusus, dalam sebuah unit Merox atau hidrotreater, untuk mengurangi kadar belerang dan pengaratannya. Minyak tanah dapat juga diproduksi oleh hidrocracker, yang digunakan untuk memperbaiki kualitas bagian dari minyak mentah yang akan bagus untuk bahan bakar minyak.
Penggunaanya sebagai bahan bakar untuk memasak terbatas di negara berkembang, setelah melalui proses penyulingan seperlunya dan masih tidak murni dan bahkan memilki pengotor (debris).
Avtur (bahan bakar mesin jet) adalah minyak tanah dengan spesifikasi yang diperketat, terutama mengenai titik uap dan titik beku.
B.     Hidrokarbon
Hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur atom karbon (C) dan atom hidrogen (H). Seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom-atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut. Istilah tersebut digunakan juga sebagai pengertian dari hidrokarbon alifatik.
Sebagai contoh, metana (gas rawa) adalah hidrokarbon dengan satu atom karbon dan empat atom hidrogen: CH4. Etana adalah hidrokarbon (lebih terperinci, sebuah alkana) yang terdiri dari dua atom karbon bersatu dengan sebuah ikatan tunggal, masing-masing mengikat tiga atom karbon: C2H6. Propana memiliki tiga atom C (C3H8) dan seterusnya (CnH2·n+2).






BAB III
Metodelogi
Waktu penelitian             : 23-Maret-2013
Tempat penelitian           :Pasar Citarik
Tenaga Peneliti                        : Hamdun Permana
                                                Adi Mulyana
                                                Agung Ferryanto
                                                Zefila Atryudha
Metode                        : Wawancara
Alat dan bahan             : Minyak Tanah                                
                                     Buku
                                     Balpoin
Langkah Kerja             : Pertama-tama kami mempersiapkan alat dan bahan berupa buku dan balpoin lalu mempersiapkan materi materi nya yang akan di tanyakan, kami langsung menuju tempat yang mejadi nara sumber kami,kami langsung memberitahu tujuan kami datang ke tempat narasumber, kemudian kami mempertanyakan pertanyaan yang akan di tanyakan, setelah itu kami  kami mencatat apa yang di dapat dari nara sumber kami, dan setelah itu selesai kami mengucapkan terima kasih atas waktu yang ia berikan lalu bergegas pulang dan merumuskan semua yang tadi di dapat.







BAB IV
DATA PENGAMATAN DAN ANALISIS DATA

A.      Data pengamatan
Sumber A
-          Pasokan 10 drum per bulan
-          Harga Murni Rp. 13.000,00
-          Penyuplai PT Pertamina
-          Laku per hari 50-70 liter
Sumber B
-          Harga miyak terlalu mahal
-          Minyak susah dicari
-          Lebih memilih GAS LPG dari pada minyak tanah karena harganya murah dan mudah dicari

B.      Analisis data
Dari sumber  A & sumber  B kami dapat menyimpulkan bahwa minyak tanah sekarang sudah jarang penggunanya dan harganya pun relatif sangat mahal dan pedagang cukup sulit untuk mencari minyak tanah, dan membuat pedagang lebih memilih GAS LPG.





LAMPIRAN
Sumber A
-          Pertanyaan : Berapa pasoka minyak tanah per bulan
Jawab           : 10 Drum per bulan
-          Pertanyaan : Berapa harganya pe liter
Jawab           : Harga Rp. 13.000,00 liter
-          Pertanyaan                 : Dari mana penyuplainya
Jawab           : PT Pertamina
-          Pertanyaan                 : Laku terjual perhari berapa
Jawab           : Perhari 50-70 liter
Sumber B
-          Pertanyaan : Kenapa bapak tidak memakai minyak tanah sebagai bahan bakar ……?
Jawab           : Karena harga miyak terlalu mahal dan susah dicarinya
-          Pertanyaan : Kenapa pak lebih memilih GAS LPG dari pada minyak tanah ………?
Jawab           : harganya murah dan mudah dicari






















BAB V
PENUTUP
A.     Kesimpulan
Dari data pengamatan diatas dapat dii simpulkan bahwa minyak tanah sekarang di Indonesia sudah langka dan jarang penggunanya, dan karena kelangkaannya membuat minyak tanah menjadi mahal harganya, dan membuat para penduduk kalangan bawah dan pedagang sulit untuk mendapatkan minyak tanah.
B.      Saran
Saran dari kami adalah supaya penggunaan minyak tanah digunakan dengan seperlunya, dan kalo bisa beralih saja ke GAS LPG.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar